Potensi Wisata Budaya dan Alam
Mahakam Ulu memiliki berbagai destinasi wisata alam yang eksotik dan wisata budaya yang menarik
Kabupaten Mahakam Ulu menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang eksotik, seperti Air Terjun Kenheq, Riam Udang, dan Bukit Karst Long Apari. Selain itu, terdapat juga wisata budaya yang menarik untuk dikunjungi seperti Desa Batu Majang dan Kampung Long Tuyoq.
Wisata Alam
Keindahan alam yang masih asri dan memukau di Kabupaten Mahakam Ulu
Air Terjun Kenheq
Air terjun unik yang langsung jatuh ke Sungai Mahakam. Menjadi salah satu daya tarik wisata alam yang populer di Mahakam Ulu. Air terjun ini menawarkan pemandangan yang spektakuler dengan air yang jernih.
Selengkapnya
Riam Udang
Tempat favorit untuk aktivitas arung jeram. Dengan aliran sungai yang menantang namun tetap aman, Riam Udang menjadi destinasi bagi para pencinta olahraga air dan petualangan alam.
Selengkapnya
Bukit Karst Long Apari
Bukit dengan pemandangan jalur lingkar Sungai Mahakam yang mempesona. Dari puncak bukit, pengunjung dapat melihat keindahan alam Mahakam Ulu secara lebih luas dengan aliran Sungai Mahakam yang berkelok-kelok.
SelengkapnyaMahakam Ulu, surga tersembunyi di pedalaman Kalimantan.
Wisata Budaya
Menyaksikan langsung kehidupan dan budaya masyarakat Dayak di Mahakam Ulu
Desa Batu Majang
Desa yang masih ditinggali oleh suku Dayak Kenyah. Di desa ini, pengunjung dapat menyaksikan kehidupan asli masyarakat Dayak dengan berbagai tradisi dan kebudayaan mereka yang masih terjaga dengan baik.
Selengkapnya
Kampung Long Tuyoq
Kampung dengan tradisi penambangan emas dan upacara adat yang unik. Kampung ini juga menjadi lokasi pelaksanaan upacara adat Ne'Laam dan Nemlaai yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
SelengkapnyaInformasi Kunjungan
Transportasi
- Akses utama melalui Bandara Sepinggan Balikpapan
- Lanjutkan dengan perjalanan darat ke Mahakam Ulu
- Transportasi sungai tersedia untuk wilayah pedalaman
Akomodasi
- Hotel dan penginapan tersedia di pusat kabupaten
- Homestay di beberapa desa wisata
- Fasilitas camping untuk wisata alam
Waktu Terbaik Berkunjung
- Musim kemarau: Mei-September
- Festival budaya biasanya diadakan pada Juli-Agustus
- Upacara adat Ne'Laam dan Nemlaai: setiap lima tahun sekali